Berita Mandiri, Bekasi: Pria berinisial IH (25) nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di pintu tengah kontrakannya di Jalan Letjen Sarbini RT 04/01, Margajaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Korban pertama kali ditemukan Rabu (18/12/2019) sekitar pukul 17.30 WIB oleh kekasihnya, Novi. Saat itu saksi bermaksud mengunjungi IH, namun setelah mengetuk pintu kontrakannya di lantai 2 tidak ada jawaban.
Ia pun kemudian kembali ke lantai 1 untuk menemui teman korban bernama Anton. Penasaran karena pintu terkunci, akhirnya Anton mendobrak paksa kontrakan korban.
Saat pintu terbuka, kedua saksi ini pun melihat korban dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi tergantung di bagian pintu dalam. Mengetahui hal tersebut saksi menyampaikan penemuan itu ke Ketua RT setempat, untuk kemudian melapor ke Polsek Bekasi Selatan.
Mendapat laporan tersebut, polisi kemudian menuju ke rumah kontrakan tersebut. Reskrim dan Ka SPKT yang dipimpin oleh Aiptu Tialin langsung melakukan olah TKP dengan memeriksa saksi-saksi dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.
Aiptu Tialin menyebut berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya pernah menelepon bahwa dirinya sedang banyak pikiran dan meminta Novi untuk datang ke kontrakannya.
“Kamu bisa kesini ga, aku lagi banyak pikiran pusing. Kamu ga kasian sama aku, Aku lagi banyak pikiran. Kalo (kamu kesininya) besok, aku udah ngak ada di dunia, udah mati,†ungkap Aiptu Tialin menirukan keterangan saksi.
Dalam pemeriksaan juga diketahui bahwa korban, yang sehari-hari bekerja sebagai Clening Service di sebuah pusat perbelanjaan ini tengah bertengkar dengan adiknya perempuannya, Desti saat sang adik melangsungkan pernikahan.
“Diduga korban tengah depresi karena terlibat konflik dengan saudara kandungnya,†tukasnya.(pmj/hdi)






